John Lennon Sebagai Salah Satu Legenda Musik Di Abad Kedua Puluh

Semua orang tahu tentang John Lennon, yang lahir di Liverpool pada 9 Oktober 1940. Dia adalah pendiri band musik terlaris, The Beatles. Tidak hanya dikenal sebagai musisi hebat, orang juga mengenalnya sebagai aktivis hebat. Sayangnya, dia ditembak secara brutal oleh Mark David Chapman pada 8 Desember 1980. Ini adalah salah satu hari paling menyedihkan dalam industri musik. Tidak ada penggemarnya yang bisa melupakan hari yang menakutkan itu bahkan setelah 33 tahun.

Lennon Tahun sebagai Aktivis

Setelah putusnya The Beatles, John Lennon memulai karir solonya sendiri dengan berkolaborasi dengan istrinya, Yoko Ono. Sebagian besar lagu-lagunya ditulis untuk mempromosikan perdamaian, kesetaraan, dan kemanusiaan. Salah satu lagunya yang paling terkenal adalah Membayangkan, yang telah diumumkan sebagai salah satu lagu terbaik sepanjang masa.

Bayangkan mempromosikan perdamaian ke dunia. Beberapa orang menganggap bahwa lagu itu termasuk lirik kontroversial seperti "itidak ada surga " atau "adan tidak ada agama juga ". Itu membuat orang berpikir bahwa Lennon anti-agama. Namun, orang mungkin telah salah paham karena poin terpenting dari lagu ini adalah untuk mempromosikan perdamaian dan persatuan kepada semua orang.

Selanjutnya, Lennon juga menulis lagu-lagu lain sebagai kampanye menentang perang. Lagu-lagunya adalah Beri Damai Kesempatan dan Selamat Natal (Perang Berakhir). Sebenarnya, semua lagu Lennon pada waktu itu menggambarkan ketidaksetujuannya terhadap Perang Vietnam yang berlangsung selama dua puluh tahun.

Tidak hanya menulis lagu melawan perang, John Lennon juga dikenal karena mengembalikan MBE-nya (Order of the British Empire) ke Queen of United Kingdom sebagai protes terhadap Perang Vietnam. Hari-hari aktivisme John Lennon begitu berkesan sampai sekarang. Orang selalu mengingatnya sebagai salah satu dari orang-orang hebat bahkan jika dia sering kontroversial dan sarkastik.

Selain itu, John Lennon juga menulis lagu untuk meningkatkan kesadaran untuk kelas sosial yang berbeda yang ada dan untuk meningkatkan kesadaran untuk diskriminasi terhadap perempuan sebagai gender yang sering ditindas di masyarakat. Lagu-lagu itu diberi judul Pahlawan Kelas Kerja dan Wanita Adalah Orang Negatif Dunia.

Wanita Adalah Orang Negatif di dunia telah cukup kontroversial pada waktu itu sampai Lennon sendiri menjelaskan bahwa dia menggunakan kata itu Orang Negro untuk mengekspresikan penindasan terhadap wanita tanpa tujuan negatif. Lagu ini menunjukkan bagaimana wanita sering ditindas karena mereka masih menerima banyak penilaian stereotip.

Lennon digunakan untuk menjadi kontroversial dalam pernyataan dan lagu-lagunya. Namun, itu sebenarnya hanya cara ekspresinya. Selain aktivismenya untuk perdamaian dan kemanusiaan, ia telah menciptakan yayasan nirlaba yang telah membantu memberikan sumbangan kepada yang membutuhkan sampai hari ini karena karya-karyanya diteruskan oleh istrinya, Yoko Ono.

John Lennon's Beatles ditambah lagu-lagunya yang tak terlupakan dan aktivismenya telah begitu berkesan di hati banyak orang. Ingatan-ingatan ini tentang Lennon telah membuat orang sulit melupakan hari kematian salah satu pria terhebat di abad ke-20.